Waktu terasa berjalan begitu cepat. Rasanya baru kemarin kami datang dengan langkah ragu dan hati yang penuh tanya, disambut oleh hangatnya senyum dan keterbukaan tangan warga desa ini. Hari ini, di momen penarikan ini, kami berdiri dengan perasaan campur aduk; antara bahagia karena telah menyelesaikan tugas, dan sedih karena harus berpisah dengan keluarga baru kami di Dane Rase.
Di sinilah, di desa ini, kami belajar makna sesungguhnya dari 'mengabdi'. Kami datang membawa teori dari kampus, namun Bapak, Ibu, dan saudara-saudara sekalian mengajarkan kami tentang kearifan lokal, ketulusan, gotong royong, dan ketahanan hidup yang sesungguhnya. Ilmu yang kami dapatkan di sini jauh lebih berharga daripada teks di buku kuliah kami.
Berawal dari niat, berakhir dengan kenangan yang tak ternilai.
Terima kasih yang setinggi-tingginya kepada warga Desa Dane Rase atas pelukan hangatnya selama masa KKN STMIK Syaikh Zainuddin NW Anjani 2026. Kami belajar banyak tentang kehidupan, ketulusan, dan arti sebuah komunitas di sini.
Kami mohon maaf atas segala kekurangan. Jejak langkah kami mungkin akan pudar, namun rasa kekeluargaan ini akan selalu abadi di hati. Dane Rase, kau akan selalu kami rindukan. 💖🙌
#KKN2026 #STMIKSZNWA #DaneRase #PengabdianMasyarakat #PamitanKKN"